Apasih DUIT?

November 10, 2010 at 11:13 pm Leave a comment

Banyak orang bertanya bagaimana cara mencari DUIT banyak dengan cara yang mudah sehingga cepat menjadi kaya.

Orang berangkat kerja di subuh hari dan pulang petang hanya sekedar untuk mencari apa itu DUIT. Orang menempuh pendidikan tinggi biasanya hanya agar masa depannya bias mencari DUIT dengan mudah. Tetapi pernahkah kita berfikir bahwa benarkah DUIT itu menjadi tujuan hidup kita?

Sebelum kita melangkah kearah yang lebih jauh, mari coba kita renungkan apa itu yang di maksud dengan DUIT.

DUIT adalah singkatan dari

D = Doa, U = Usaha, I = Iman, T = Takwa

Ya.. menurut saya pendapat ini baik untuk kita jadikan pedoman untuk mencari DUIT.

D = DOA

JANGAN LUPA Mulailah hari dan segala aktivitas anda dengan DOA. Ketika anda memulainya dengan doa, maka kehidupan anda telah tercatat sebagai kehidupan yang bernilai ibadah kepada Allah. Orang yang memulai aktivitas sehari-harinya dengan doa, pasti hatinya akan tenang dan damai. Sebaliknya jika aktifitas tidak dimulai dengan DOA pasti hatinya tak damai dan selalu merasakan kegelisahan. Selain itu, segala amalnya tidak tercatat dalam amal kebaikan. Seperti pasir kering yang telah terkumpul dan tercerai berai diterpa angin laut.

U = USAHA

Setelah DOA sudah di laksanakan, maka selanjutnya yang wajib dilakukan adalah USAHA. Barang siapa menanam pasti akan menuai, begitu pula barang siapa yang berusaha pasti akan mendapatkan hasilnya. Hasil yang dicapai biasanya seimbang dengan USAHA yang telah dilakukan maka bekerja kerslah dalam berusaha, pasti hasilnya akan maksimal. Dalam berusaha harus diimbangi dengan keinginan kuat dalam membangun karakter diri yang memiliki budi pekerti yang luhur. Mampu melayani orang dengan sepenuh hati, penuh kesabaran, dan kerendahan hati dan fokus kepada pelayanan.

I = IMAN

Setelah usaha sudah sukses, IMAN jangan sampai dilupakan. Banyak orang yang diberikan musibah berupa kesulitan hidup, mereka dengan tabah sanggup menghadapinya. Tetapi bila orang diuji Allah dengan kekayaan yang berlimpah , belum tentu dia mau menjadi orang yang beriman. Iman sangat diperlukan sebagai benteng kekuatan terakhir ketika menghalau hawa nafsu yang datang dari dalam diri kita sendiri. Perang yang paling besar adalah perang melawan hawa nafsu.

T = TAKWA

Ketika semua telah berjalan, maka yang terakhir adalah  TAKWA. Takwa dalam arti yang sebenarnya bukan hanya sekedar menjalankan perintah dan menjauhi segala larangaan-Nya. Tetapi kepasrahan diri untuk senantiasa bersabar, baik dalam berdoa, bekerja, dan berusaha.

Ketika takwa telah menyatu dalam diri, maka kita akan menjadi orang yang bijaksana. Bijak dalam bertindak dan matang dalam berpikir sehingga dapat bermanfaat untuk orang lain.

DUIT (Doa, Usaha, Iman, Takwa) itulah yang seharusnya ada di dalam diri setiap manusia. Ketika duit telah menyatu dalam kalbu, anda akan menjadi orang bijak yang beruntung.

Tiada hari tanpa DUIT dan  jangan pernah lupakan tugas utama kita sebagai khalifah di bumi dan mampu memimpin dirinya sendiri, karena setiap jiwa kelak akan diminta pertanggungjawabannya.

*Dikutip dari: satyo – kopipastel.wordpress.com

Entry filed under: Knowledge, Pengetahuan Umum. Tags: , , , , , , , , , .

Format Menyusun Proposal PROYEK AKHIR Faktor Penyebab Kerusakan Moral

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Blog Stats

  • 132,075 visitors

Yang Tersesat

free counters

%d bloggers like this: