Tes Keperawanan Pendidikan Nasional

November 12, 2010 at 8:46 pm 2 comments

Apa yang terlintas di benak anda bila ada tes keperawanan dalam pendidikan nasional?
Berikut ini saya kutip dari besteasyseo.blogspot.com Rabu (10/11/2010). Tes kegadisan bagi calon siswi SMA menjadi kontroversi. Wacana ini disampaikan anggota DPRD Provinsi Jambi, Bambang Bayu Suseno sebagai bentuk kegelisahan pribadinya untuk mereformasi pendidikan
Tetapi Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Taufik Yudi Mulyanto menegaskan, tidak akan membicarakan. DKI Jakarta akan tetap fokus pada tujuan pendidikan dengan meningkatkan kompetensi bagi siswa.

Menurut Taufik, tujuan pendidikan itu adalah untuk memperbaiki sistem akademis, spiritual untuk mendapat hasil yang baik. “Lingkungan sekolah yang baik, kondusif, dan perbaikan kurikulum jauh lebih penting,” ujarnya Selasa 27 Setember 2010. Dia belum mengetahui keterkaitan tes keperawanan dengan pendidikan. Selain akan melanggar hak asasi, secara sosiologi menjadi tanda yang tidak baik. “Ini masuk areal personal dan multitafsir, baik secara medis,” Tambahnya.

Oleh sebab itu, Dinas Pendidikan DKI Jakarta tidak akan memikirkan tes keperawaan syarat siswa baru. Jakarta akan menuju tahap internasional, dengan target intelektual dan spiritual. vivanews.com

Entry filed under: Education, Pendidikan. Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , .

Lunturnya Semangat Nasionalisme Pengertian Bangsa

2 Comments Add your own

  • 1. Arya  |  December 7, 2010 at 6:43 pm

    Tes Keperawanan saya rasa bisa dipertimbangkan untuk dilakukan pada saat masuk SLTP atau tiap tahunnya pada saat dibangku SLTPs/d lulus SLTA, hal ini akan berdampak penting pada semua siswi agar dia dapat bertanggung jawab atas dirinya kepada keluarga maupun agamanya yang jelas-jelas dilarang berhubungan badan sebelum menikah. Semua sekolah bisa mulai mensosialisasikan ketentuan itu mulai sekarang dan tetap memberikan bimbingan dan kegiatan positif lainnya misalnya kesempatan berkarir dan berkarya yang bisa dilihat atau dipelajari dari tokoh yang sudah sukses, sehingga siswi akan mempunyai pandangan masa depan yang jelas baik karir maupun dalam merencanakan berkeluarga. Bila siswi sekarang mampu menjaga diri tetap virgin berarti cermin moral masa depan bangsa menjadi lebih baik.

    Reply
  • 2. Hiu  |  December 8, 2010 at 9:31 am

    Saya setuju dengan pendapat anda, karena realita masa masa kini yang terlihat diberbagai sudut tempat hiburan dan pariwisata makin marak saja pasangan dari kalangan smp maupun sma yang tindakannya kurang sedap untuk di dengar telinga. Entah bagaimana nasib perempuan perempuan di bangsa ini 5 tahun kedepan, berapa persentase kegadisan umur 12 – 15 tahun akan kah mengalami penurunan atau malah sebaliknya.
    Kita berdoa saja untuk yang terbaik.

    Makasih gan atas masukan dan kunjungannya.😀

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Blog Stats

  • 132,075 visitors

Yang Tersesat

free counters

%d bloggers like this: