Dosen Killer

November 15, 2010 at 11:57 am 1 comment

Predikat sebagai dosen killer adalah penghargaan atau gelar teringgi yang diberikan oleh sekumpulan mahasiswa untuk sang dosennya.

Dalam kamus besar bahasa Inggris – Indonesia, killer diartikan sebagai pembunuh, yakni orang yang melakukan perbuatan kekerasan sehingga dapat menghilangkan nyawa orang lain. Dosen killer adalah sebuah makna kias sebagai profesi seorang dosen. Hal itu bukan berarti dosen yang membunuh mahasiswa dalam artian menghilangkan nyawa, tetapi dosen yang sangat berpengaruh dalam menciptakan mahasiswa menjadi seorang yang bernalar kekerasan.

Killer dalam profesi dosen biasanya tidak melakukan kekerasan secara fisik, namun lebih bersifat pada kekerasan ranah ilmiah dan kekerasan mental (penghilangan kreatifitas). Dalam melakukan penilaian terhadap mahasiswa dosen killer biasanya mempunyai parameter tersendiri, istilah orang jawa menyebutnya “sak penake dewe”. Ia tidak mau eksistensinya sebagai seorang dosen (apalagi yang senior) disamakan, apalagi dibawah mahasiswa dalam hal keilmuan dan hubungan atau relasi dengan mahasiswa.

Kekerasan mental dan ilmiah ini bisa di lihat dalam proses belajar mengajar di kampus. Dalam mempertahankan eksistensi kedosenannya, ia bisa bersifat keras dan egois. Apalagi dalam menghadapi kelakuan mahasiswa yang “mbandel” dan “ngeyel” ketika melakukan debat/diskusi ilmiah. Karena merasa mempunyai derajat, eksitensi, dan segala label yang lebih dibanding mahasiswanya, maka semua ke-ngeyel-an itu tidak akan berarti apa-apa dihadapan dosen killer ini. Biasanya mahasiswa harus tunduk dan sendiko dawuh terhadap apa yang diperintahkan sang dosen. Jika perintah itu dilanggar, maka ganjaran yang akan diperoleh mahasiswa adalah tidak lulus atau diluluskan dengan nilai D, bahkan E.

Semua itu membuat mahasiswa akan merasa takut untuk bertindak. Karena resiko kesalahan sedikit saja akan berakibat fatal bagi kelulusannya. Jika memang demikian maka tinggal tunggu saja tanggal main dan kehancurannya. Proses inilah yang disebut sebagai kekerasan ilmiah dan mental.

Sumber: wiwit r fathkurrahman’s weblog.

Entry filed under: Education. Tags: , , , , , , , , , , , , .

Guru Killer Bangga Menjadi Sampah di Internet

1 Comment Add your own

  • 1. Nenda Erawati Sirait  |  April 1, 2011 at 3:18 pm

    buat para dosen,, biasa ajlah. malah klau sikap dosen kyak dosen killer,, smua mata kuliah tu ga bakal masuk k otak…klau bukan krna dosen,, gue jg bisa lebih killer dr dosen..wkwkwkw

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Blog Stats

  • 132,075 visitors

Yang Tersesat

free counters

%d bloggers like this: